top of page

FACEBOOK

Dari Bahan Lokal Menjadi Nutrisi: Desa Denatana Timur Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair

7 menit yang lalu
2 menit membaca

DENATANA TIMUR, Wolomeze — Pemerintah Desa Denatana Timur, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, menyelenggarakan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) 15 september 2026 bagi masyarakat desa. Kegiatan ini menghadirkan Yayasan Puge Figo melalui Divisi Agronomy sebagai pemateri dan fasilitator teknis.


Masyarakat Desa Denatana Timur mengikuti pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) bersama Yayasan Puge Figo melalui Divisi Agronomy.

Pelatihan yang berlangsung di Aula Desa Denatana Timur ini diikuti oleh masyarakat, yang sebagian besar merupakan petani. Kegiatan terdiri atas dua bagian utama, yaitu penyampaian materi dan praktik langsung pembuatan POC.


Materi pelatihan mengangkat tema ā€œDari Bahan Lokal Menjadi Nutrisi: Inovasi POC untuk Pertanian Berkelanjutan.ā€Ā Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan mereka sebagai bahan dasar pupuk. Salah satu pembahasan penting adalah pemahaman mengenai unsur hara makro seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang dibutuhkan tanaman, serta bagaimana bahan organik lokal dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan nutrisi tanaman.


Dalam praktiknya, peserta menggunakan bahan yang relatif mudah diperoleh di lingkungan sekitar, antara lain daun gamal (Gliricidia sepium) dan daun sensus atau balakasida. Bahan-bahan tersebut terlebih dahulu dicacah agar lebih mudah diproses. Pada tahap berikutnya, EM4 Pertanian dilarutkan bersama molase sebagai sumber energi bagi mikroorganisme, kemudian larutan tersebut dicampurkan dengan bahan organik yang telah disiapkan.


Selain menggunakan EM4, peserta juga diperkenalkan pada kemungkinan pemanfaatan EMB, yang sebelumnya telah menjadi bagian dari kegiatan pelatihan masyarakat yang dilakukan di wilayah tersebut. Proses tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memahami bahwa bahan yang tersedia di sekitar lahan dapat dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari pengelolaan nutrisi tanaman.


Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan praktik. Sejumlah pertanyaan diajukan berkaitan dengan bahan yang dapat digunakan, proses pencampuran, fermentasi, serta pemanfaatannya dalam kegiatan pertanian sehari-hari. Praktik secara langsung memberikan ruang bagi peserta untuk tidak hanya menerima materi, tetapi juga memahami tahapan pembuatan POC melalui pengalaman langsung.


Masyarakat Desa Denatana Timur mengikuti pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) bersama Yayasan Puge Figo melalui Divisi Agronomy.

Kepala Desa Denatana Timur, Emilianus Kewa, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu skema desa untuk mendorong masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan-bahan kimia dalam kegiatan pertanian.


Menurutnya, masyarakat Denatana Timur memiliki potensi bahan lokal yang dapat dikembangkan menjadi pupuk organik, baik dalam bentuk cair maupun padat. Pengetahuan mengenai pemanfaatan bahan-bahan lokal tersebut juga merupakan bagian dari pengetahuan pertanian yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya.


ā€œTarget desa adalah terus memberikan dorongan dan motivasi kepada masyarakat Denatana Timur untuk memanfaatkan potensi yang ada di sekitar menjadi pupuk organik,ā€ jelas Emilianus Kewa.


Ia juga berharap semakin banyak pihak dapat mendukung Desa Denatana Timur dalam memberikan pengetahuan dan motivasi kepada masyarakat untuk mengembangkan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.


Denatana Timur merupakan salah satu dari enam desa di Kecamatan Wolomeze yang menjadi subzona fokus kegiatan Yayasan Puge Figo. Berbagai kegiatan telah berjalan di wilayah ini, termasuk edukasi ekologi, perlindungan dan penanaman di kawasan mata air, rehabilitasi lahan kritis, serta kegiatan dalam program agroforestry.


Dalam program agroforestry, Yayasan Puge Figo juga telah melakukan berbagai pelatihan bersama kelompok tani di Denatana Timur, termasuk bersama Poktan P3A Maladhoro dan Poma Rera. Materi yang diberikan sebelumnya mencakup pertanian organik, nutrisi tanaman, pengantar agroekologi, serta budidaya tanaman kakao.


Pelatihan POC yang diselenggarakan oleh Desa Denatana Timur menjadi bagian dari upaya memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Komentar


POSTINGAN TERBARU

leaves Yayasan Puge Figo
Leave green Puge Figo
Rectangle white Puge Figo
Logo Yayasan Puge Figo Putih

DIBALIK POHON, MANUSIA

DAPATKAN NOTIFIKASI ARTIKEL
DAN BERITA KAMI

Terimakasih! Nantikan berita dan artikel Puge Figo

SOSIAL MEDIA 

  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Whatsapp
ornamen dekoratif footer yayasan Puge Figo

© 2025, Divisi Komunikasi | Yayasan Puge Figo Made With Love šŸ’–

bottom of page