top of page

FACEBOOK

Mata Air Lero Ngendha dan Jejak Hutan yang Pernah Lebat di Nginamanu

2 jam yang lalu
2 menit membaca

Tim Reforestasi Yayasan Puge Figo melakukan survei di Mata Air Lero Ngendha, Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, Flores. Survei ini dilakukan untuk melihat kondisi mata air dan kawasan di sekitarnya sebagai bahan pertimbangan dalam rencana penanaman pada musim tanam 2026/2027.


Mata Air Lero Ngendha

Di sekitar mata air masih ditemukan sejumlah vegetasi, seperti lokon, salam, kesambi, wua pu'u, dan fai. Keberadaan pohon-pohon tersebut menjadi bagian penting dari kondisi kawasan yang perlu diperhatikan dalam upaya menjaga fungsi tangkapan dan resapan air.


Kondisi Mata Air Lero Ngendha dan Vegetasi di Sekitarnya


Vegetasi yang Pernah Lebat

Menurut informasi yang diperoleh tim di lapangan, kawasan sekitar Mata Air Lero Ngendha dahulu memiliki vegetasi yang lebat dan beragam. Kondisi tersebut berlangsung hingga sekitar dekade 1980–1990-an.


Perubahan mulai terjadi ketika sebagian vegetasi ditebang oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan, termasuk dijual dan digunakan sebagai bahan pembuatan rumah. Perubahan tutupan vegetasi tersebut turut memengaruhi kondisi kawasan mata air.


Saat ini, debit air di Lero Ngendha disebut telah mengalami penurunan dibandingkan kondisi sebelumnya. Meskipun demikian, air masih keluar dari celah batuan pada tebing dan terlihat jernih. Dari pengamatan di lokasi, air juga tidak menunjukkan adanya kapur.


Kawasan Resapan Menghadapi Sejumlah Tekanan

Kawasan tangkapan dan resapan air di sekitar Lero Ngendha masih menghadapi beberapa tekanan. Kebakaran lahan dan penebangan menjadi hal yang perlu mendapat perhatian dalam menjaga keberlanjutan sumber air.


Kondisi tanah di lokasi relatif tipis dan pada beberapa bagian berupa batuan cadas. Mata air berada di bagian legong, sementara hulunya berada di bagian yang lebih tinggi. Air keluar dari batu-batuan pada tebing, sehingga kondisi kawasan bagian atas menjadi penting untuk diperhatikan dalam menjaga resapan dan aliran air menuju mata air.


Jejak hewan Babi di mata air

Tim juga menemukan jejak yang minim dari babi hutan di sekitar lokasi. Keberadaan jejak tersebut menunjukkan bahwa kawasan ini masih menjadi bagian dari ruang aktivitas satwa liar. Mata air ini juga diduga digunakan sebagai tempat minum oleh hewan liar yang berada di sekitar kawasan.


Rencana Penanaman untuk Mendukung Perlindungan Mata Air


Mendorong Keterlibatan Warga di Sekitar Mata Air

Mata Air Lero Ngendha selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, terutama untuk kebutuhan irigasi dan ternak. Karena memiliki fungsi langsung bagi masyarakat, perlindungan mata air tidak dapat dipisahkan dari kondisi kawasan di sekitarnya.


Sebagai bagian dari rencana kerja Reforestasi 2026/2027, Yayasan Puge Figo berencana memberikan dukungan anakan tanaman untuk penanaman di sekitar kawasan mata air. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga yang berdomisili di sekitar Lero Ngendha untuk ikut menjaga dan memulihkan vegetasi di kawasan resapan.


Penanaman juga diharapkan dapat membantu memperkuat fungsi kawasan tangkapan air dalam jangka panjang. Jika kondisi mata air dan debit air memungkinkan, sumber air ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat, termasuk kemungkinan penggunaan mesin penggerak untuk membantu pemanfaatan air di kemudian hari.


Langkah Awal Sebelum Intervensi Reforestasi

Survei Mata Air Lero NgendhaĀ menjadi langkah awal untuk memahami kondisi lokasi sebelum menentukan bentuk intervensi yang tepat. Hingga saat ini, kawasan mata air tersebut belum pernah mendapatkan intervensi dari Yayasan Puge Figo.


Hasil pengamatan lapangan akan menjadi bagian dari pertimbangan tim Reforestasi dalam menyusun rencana penanaman 2026/2027. Upaya ini tidak hanya diarahkan pada penanaman anakan, tetapi juga pada bagaimana vegetasi di sekitar mata air dapat dipertahankan dan masyarakat setempat dapat ikut mengambil peran dalam menjaga sumber air yang masih mereka manfaatkan hingga saat ini.

Komentar


POSTINGAN TERBARU

leaves Yayasan Puge Figo
Leave green Puge Figo
Rectangle white Puge Figo
Logo Yayasan Puge Figo Putih

DIBALIK POHON, MANUSIA

DAPATKAN NOTIFIKASI ARTIKEL
DAN BERITA KAMI

Terimakasih! Nantikan berita dan artikel Puge Figo

SOSIAL MEDIA 

  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Whatsapp
ornamen dekoratif footer yayasan Puge Figo

© 2025, Divisi Komunikasi | Yayasan Puge Figo Made With Love šŸ’–

bottom of page