top of page

Lestarikan Mata Air, Warga Latung di Riung Giat Tanam Pohon


Lestarikan Mata Air, Warga Latung di Riung Giat Tanam Pohon

Di penghujung tahun 2020 – Selasa (29/12/2020) – masyarakat Desa Latung, di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, bersama-sama melakukan aksi tanam pohon di lokasi mata air Sudok dan Soer.


Kegiatan tersebut sebagai wujud peduli dan cinta lingkungan, khususnya dalam melestarikan sumber mata air. Dua mata air ini bertahun-tahun sudah menjadi sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Latung.


Letak desa ini yang berada di kawasan wisata 17 pulau Riung, juga menjadi pemikiran pemerintah desa melestarikan dua mata air ini. Diharapkan, pada masa mendatang tetap tersedia air. Selain itu, juga sebagai upaya menghijaukan lahan kritis di sekitarnya.


Untuk tujuan itu, Pemerintah Desa Latung menggandeng Yayasan Puge Figo (YPF). Yayasan ini enam tahun terakhir mendedikasikan lembaganya dalam melestarikan lingkungan, khususnya restorasi lahan kritis, melestarikan sumber mata air, pemberdayaan petani dan pendidikan ekologi.


Aksi penanaman pohon di dua mata air itu dikoordinir Kepala Desa Latung Paulus Lali. Masyarakat menuju dua lokasi mata air dengan membawa berbagai anakan pohon yang disuport oleh YPF. Yayasan Puge Figo sendiri mengikutsertakan semua crew-nya dalam kegiatan penanaman pohon di kedua mata air itu, sekaligus merupakan bentuk sinergis YPF dalam merealisasikan program reboisasi mata air dari lembaganya.

Lestarikan Mata Air, Warga Latung di Riung Giat Tanam Pohon

Warga desa Latung menyambut antusias kegiatan penanaman pohon. Itu terlihat dari keterlibatan warga dari keempat dusun cukup banyak. Laki-laki dan perempuan, orang muda, gotong royong membawa anakan pohon ke lokasi mata air, dan ramai-rama menanam.


Salah seorang tokoh masyarakat Markus Rusa memberi apresiasi kepada YPF yang melalui programnya telah menyediakan berbagai anakan pohon yang bisa ditanam di lokasi sekitar mata air.


Dia berharap, kegiatan ini tidak hanya sekali saja, tetapi bisa dilaksanakan setiap tahun sehingga areal penanaman bisa lebih luas di sekitar kawasan yang masih terlihat gersang. Penanaman rutin setiap tahun juga sekaligus merawat anakan pohon yang sudah ditanam sebelumnya.


Penjabat Kepala Desa Latung Paulus Lali memberi apresiasi kepada YPF atas kepeduliannya mensuport Desa Latung dalam kegiatan reboisasi mata air dan membantu sejumlah anakan pohon, seperti: gayam, kembur, dan beringin yang ditanam di lokasi mata air.

Lestarikan Mata Air, Warga Latung di Riung Giat Tanam Pohon

Dia berharap agar ke depan kegiatan penanaman pohon memberi dampak ekologis dan ekonomis. “Desa Latung juga cocok ditanami komoditi jambu mete dan tanaman buah seperti mangga,” katanya.


Kepala Divisi Reboisasi YPF Raimundus juga memberi apresiasi kepada pihak pemerintah Desa Latung yang secara khusus memberi perhatian pada masalah lingkungan terutama kelestarian mata air.


Dikatakan, mata air sangat penting untuk kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Tanpa air, manusia tidak dapat hidup. Karena itu mata air di mana saja harus terus dirawat dan dijaga. Terus menabung air dengan menanam pohon sebanyak mungkin. Sekarang saatnya kita bangkit untuk tidak jemu-jemunya menanam pohon.


Tahun 2021 kegiatan penghijauan/penanaman pohon akan terus ditingkatkan. Bukan hanya di Desa Latung, tetapi juga kerja sama dengan desa lain dan berbagai komunitas yang punya kehendak baik untuk melestarikan lingkungan. YPF siap membantu anakan pohon untuk berbagai kegiatan reboisasi.


Jumlah anakan pohon yang didroping ke desa Latung untuk kegiatan reboisasi mata air ini sebanyak 1.000 anakan.***

Comentarios


bottom of page