top of page

FACEBOOK

SDK Poma Lanjutkan Pendidikan Ekologi Melalui Program Sekolah Mandiri Ekologi

Ngada, 15 Juni 2026 – SDK Poma di Desa Denatana Timur, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, secara resmi melanjutkan pendidikan lingkungan melalui Program Sekolah Mandiri Ekologi Yayasan Puge Figo. Peluncuran program ini menjadi penanda berakhirnya masa pendampingan sebagai sekolah mitra sekaligus dimulainya fase baru, di mana sekolah menjalankan pendidikan ekologi secara mandiri dengan tetap memperoleh monitoring dan evaluasi berkala dari Yayasan Puge Figo.


Program Sekolah Mandiri Ekologi

Desa Denatana Timur merupakan salah satu desa yang berada di wilayah subzona program Yayasan Puge Figo. Sejak tahun 2024, SDK Poma menjadi bagian dari Program Sekolah Mitra yang dikembangkan yayasan untuk memperkuat pendidikan lingkungan di tingkat sekolah dasar. Selama kurang lebih dua tahun, sekolah memperoleh pendampingan secara bertahap melalui kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk membangun pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.


Pendampingan diberikan kepada siswa-siswi kelas 3 dan kelas 4 melalui 12 tema pembelajaran ekologi yang disusun secara berjenjang. Setiap tema tidak hanya memperkenalkan konsep-konsep dasar tentang lingkungan, tetapi juga mendorong siswa belajar melalui praktik langsung di lingkungan sekolah. Berbagai kegiatan seperti pengelolaan kebun sekolah, pengomposan, pengenalan keanekaragaman hayati, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan lingkungan sebagai media belajar menjadi bagian dari proses pembelajaran yang dilaksanakan selama masa kemitraan.


Selain melibatkan siswa, guru-guru SDK Poma juga berperan aktif dalam setiap tahapan pendampingan. Keterlibatan tersebut bertujuan agar sekolah memiliki kapasitas untuk melanjutkan seluruh rangkaian pembelajaran secara mandiri setelah masa pendampingan berakhir. Dengan pendekatan tersebut, pendidikan ekologi diharapkan tidak bergantung pada kehadiran fasilitator, tetapi menjadi bagian dari proses belajar mengajar dan budaya sekolah.


Setelah seluruh 12 tema pembelajaran berhasil diselesaikan, pihak SDK Poma menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pendidikan ekologi secara mandiri. Komitmen tersebut menjadi dasar bagi Yayasan Puge Figo untuk menetapkan SDK Poma sebagai salah satu sekolah yang menjalankan Program Sekolah Mandiri Ekologi.


Program Sekolah Mandiri Ekologi

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Yayasan Puge Figo melaksanakan kegiatan Launching Program Sekolah Mandiri Ekologi pada 15 Juni 2026 di SDK Poma. Dalam kegiatan tersebut, tim Yayasan Puge Figo memberikan penjelasan mengenai tujuan, konsep, dan mekanisme pelaksanaan Program Sekolah Mandiri Ekologi sebagai tahapan lanjutan setelah sekolah menyelesaikan masa pendampingan.


Program Sekolah Mandiri Ekologi merupakan tahap pembinaan di mana sekolah telah memiliki kesiapan untuk mengelola pendidikan lingkungan secara lebih mandiri. Pada tahap ini, guru dan warga sekolah menjadi penggerak utama dalam melaksanakan berbagai kegiatan ekologi, sementara Yayasan Puge Figo tetap memberikan pendampingan melalui monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kualitas pelaksanaan program tetap terjaga.


Program Sekolah Mandiri Ekologi

Dalam kesempatan yang sama, Yayasan Puge Figo menyerahkan sertifikat penghargaan kepada SDK Poma sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menyelesaikan Program Sekolah Mitra. Sertifikat tersebut menjadi simbol komitmen sekolah dalam mengembangkan pendidikan lingkungan secara berkelanjutan.


Yayasan Puge Figo juga menyerahkan perangkat pembelajaran ekologi kepada guru-guru SDK Poma. Perangkat ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam melanjutkan berbagai materi dan aktivitas pembelajaran ekologi sehingga pelaksanaan program dapat terus berjalan secara mandiri dan berkesinambungan.

Melalui Program Sekolah Mandiri Ekologi, SDK Poma diharapkan mampu mempertahankan berbagai praktik baik yang telah dibangun selama masa pendampingan. Kegiatan seperti pengelolaan kebun sekolah, pengomposan, pembelajaran berbasis lingkungan, serta berbagai aksi sederhana untuk menjaga kelestarian lingkungan diharapkan terus menjadi bagian dari aktivitas belajar di sekolah.


Dengan bergabungnya SDK Poma, hingga pertengahan tahun 2026 Yayasan Puge Figo telah memiliki lima sekolah yang menjalankan Program Sekolah Mandiri Ekologi. Capaian ini menjadi bagian dari upaya yayasan untuk membangun sekolah-sekolah yang mampu mengelola pendidikan lingkungan secara berkelanjutan melalui penguatan kapasitas guru, keterlibatan siswa, serta komitmen sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekologi ke dalam kegiatan pembelajaran.


Program Sekolah Mandiri Ekologi

Ke depan, sekolah-sekolah yang telah menjalankan Program Sekolah Mandiri Ekologi diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus ruang belajar bagi sekolah lain di wilayah sekitarnya. Dengan demikian, praktik-praktik baik dalam pendidikan lingkungan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga upaya membangun generasi yang peduli terhadap lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Komentar


POSTINGAN TERBARU

leaves Yayasan Puge Figo
Leave green Puge Figo
Rectangle white Puge Figo
Logo Yayasan Puge Figo Putih

DIBALIK POHON, MANUSIA

DAPATKAN NOTIFIKASI ARTIKEL
DAN BERITA KAMI

Terimakasih! Nantikan berita dan artikel Puge Figo

SOSIAL MEDIA 

  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Whatsapp
ornamen dekoratif footer yayasan Puge Figo

© 2025, Divisi Komunikasi | Yayasan Puge Figo Made With Love 💖

bottom of page